Gerakan ‘Koin Peduli Prita’ terus mendapat dukungan masyarakat dari berbagai kalangan. Tua, muda, kaya, miskin, datang menyumbang koin untuk membantu Prita membayar denda kepada Rumah Sakit Omni Alam Sutera sebesar Rp 204 juta.
Di posko utama pengumpulan ‘Koin Peduli Prita’, Kompleks PWR No 60 Jatipadang, Jalan Taman Margasatwa, Jakarta Selatan, terkumpul lebih Rp 11 juta uang recehan. Hitungan itu didapat pada Senin malam, 6 Desember 2009, tepatnya tiga hari sejak posko dibuka.
Sejumlah sukarelawan pun mulai sibuk melakukan penghitungan manual. Mereka memisahkan koin-koin berdasarkan nilai nominalnya. Koin-koin tersebut lalu dikumpulkan dalam sejumlah plastik berlabel.
Sisilia, salah satu sukarelawan ‘Koin Peduli Prita’, mengatakan, sumbangan koin datang dari berbagai kalangan. Mulai dari pemulung hingga warga asing atau ekspatriat. Tak jarang pula anak-anak datang menyerahkan celengan milik mereka untuk membantu Prita.
Jumlah koin diperkirakan terus bertambah. Sebab, sejumlah posko yang tersebar di Jakarta dan daerah lainnya belum menyerahkan koin ke posko utama. “Pengiriman koin masih dikoordinasi menunggu sampai terkumpul banyak dulu,” kata Sisilia dalam wawancara dengan tvOne. “Mengenai batas pengumpulan koin juga masih dikoordinasikan.”
Selain di Jatipadang, posko ‘Koin Peduli Prita’ juga berada di warung Wetiga (Warung Wedangan W-Fi), Jalan Langsat 1/3A, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Gerakan ‘Koin Peduli Prita’ dipicu vonis Pengadilan Tinggi Banten yang mengharuskan Prita membayar ganti rugi kepada Rumah Sakit Omni Internasional Alam Sutera sebesar Rp 204 juta. Koin yang terkumpul nantinya akan disumbangkan kepada Prita untuk membayar RS Omni. Diperkirakan butuh 2,5 ton koin pecahan Rp 500 untuk mencapai nilai itu. sumber: http://nasional..vivanews.com/news/read/111907-koin_peduli_prita_mulai_menggunung
DIarsipkan di bawah: artikel, berita, informasi | Ditandai: berita, coin for prita, info, koin prita, omni internasional, prita mulya sari | 1 Komentar »
